Komparasi Knalpot New MegaPro


Buat biker NMP yang haus akan Performa knalpot NMP dirasa kurang untuk motor sport kelas 150 cc.  Walaupun NMP tarikan standarnya cukup Mumpuni melibas kendaraan ditengah kota. Nah upgrade paling mudah adalah ganti knalpot Racing

Pada kondisi standar NMP mengeluarkan tenaga maksimal 14,6 dk di putaran 8.320 rm, dan torsi tertinggi 14,1 Nm di kitiran 6.458 rpm.

3D1

Berasal dari markas 3D1 Racing di Jl. Raya Depok, Sawangan, Jabar. Terbuat dari besi, lehernya yang terbagi dalam 2 tingkat diameter yang hanya dilapis cat hitam. Sedang silencer-nya dikrom.

Produsen 3D1 sebenarnya menyediakan juga yang terbuat dari stainless steel. Yang berpengaruh pada harga, “Yang besi biasa Rp 750 ribu, sedang stainless Rp 1 juta,” terang Edi Karyadi, bos 3D1 Racing.

Penyambungan keduanya pakai sistem slip-on yang diperkuat 2 buah per. Suara yang dihasilkan termasuk lembut, karena silencer panjang dan diisi glasswool.

Performa yang dihasilkan tergolong bagus, tenaga jadi 15,4 dk/8.262 rpm, sedang torsi tercatat 14,36 Nm/6.780. Secara matematis terjadi kenaikan daya sebesar 0,8 dk, sedang momen puntir 0,26 Nm.

Jika memperhatikan grafik tenaga, 3D1 mulai menyalip knalpot standar di putaran 6.500 rpm, naik terus hingga puncaknya 8.262 rpm. Artinya dari putaran menengah hingga atas tenaga lebih ngisi. Hal yang sama juga pada torsi.

STANLEE

Hadir dari produsen di Jl. Joglo Raya No. 230, Jakbar. Bahannya keseluruhan sesuai namanya, stainless steel. Logam tahan karat, namun mahal. Tampilannya yang mengilap melalui proses pemolesan.

Diameter leher terdiri dalam 3 tingkat. Silencer model bulat dengan ukuran yang tak terlalu besar. Suaranya lembut dan peredam diklaim awet, karena tak mudah terbakar. Penyambungan leher dan silencer murni slip-on tanpa penguat apapun.

Tenaga yang bisa dibangkitkan knalpot seharga Rp 600 ribu ini 15,5 dk, di kitiran mesin 8.130 rpm, torsinya 13,7 Nm/6.865 rpm. Kenaikan yang bisa dibuat sebesar 0,9 dk, sayang torsi malah turun 0,33 Nm.

Dari grafik hasil dyno, terbaca dengan knalpot Stanlee tenaga lebih nendang mulai 7.200 rpm, di bawah itu masih lebih baik standarnya. Dan sayang, torsi maksimal malah menurun, namun di putaran atas tetap lebih unggul. Artinya bawah lebih smooth, namun atasnya lebih nendang.

SKR

Berasal dari gerai di Jl. Raden Patah No. 90, Pasar Lembang, Ciledug, Tangerang. Leher terbuat dari pipa besi yang dilapis pernis, sedang silencer pakai pipa alumunium. Keduanya disambung jadi satu.

Leher terdiri dari 4 tingkatan, bagian terakhir sebelum silencer dibentuk mengerucut. Peredamnya pakai glasswool, namun karena ukurannya termasuk paling pendek, suaranya jadi paling nyaring.

Performa dari pelepas gas buang yang dijual Rp 350 ribu ini termasuk yahud, tenaga jadi 15,8 dk/8.545 rpm, torsi 13,94 Nm/6.958 rpm. Terjadi kenaikan 1,2 dk, sedang torsi maksimum turun 0,16 Nm.

Dalam grafik terbaca tenaga mulai lebih bagus dari standar sejak 6.950 rpm, naik terus hingga puncaknya di 8.545 rpm. Torsi sejak putaran bawah ada di bawah standar, tapi mulai 7.000 rpm bisa menyalip. Pencapaiannya tenaga butuh rpm paling tinggi, berarti nafas mesin lebih panjang.

KESIMPULAN

Penggunaan knalpot aftermarket di Honda New Mega Pro terbukti sukses meningkatkan performa, terutama di putaran atas. Sedang pada putaran bawah cenderung lebih rendah. Hal ini sebenarnya bisa diatasi dengan menyetel ulang ukuran spuyer, harus naik minimal satu step

Agar tahu performa secara real, tenaga dan torsi diukur pakai dynamometer Sport Devices milik PT Global Motorindo, di Jl. Letjen Suprapto No. 60 Galur, Jakpus dikutip dari Otomotifnet. Tiap knalpot dapat kesempatan 5 kali run, dan diambil hasil terbaik.

Data Performa :
Tenaga Torsi
Standar 14.6 dk/8.320 rpm 14.1 Nm/6.458 rpm
3D1 15.4 dk/8.262 rpm 14.36 Nm/6.780 rpm
Stanlee 15.5 dk/8.130 rpm 13.7 Nm/6.865 rpm
SKR 15.8 dk/8.545 rpm 13.94 Nm/6.958 rpm
Kontak
3D1 : 021 – 7520406 Stanlee : 0813 1962 5139 SKR : 0815 1394 3798
About these ads

25 Balasan ke Komparasi Knalpot New MegaPro

  1. yug4 mengatakan:

    ternyata bagusan 3D1 dan SKR, tenaga yang di capai lebih kuat dan nafas panjang.
    menurut ente bagusan mana?
    agak bingung milih.

    • skullsmokers mengatakan:

      Masing masing bro ente mau pilih torsi/responsif atau max power/top speed????
      kalo mau pilih tarikan masih sama standar tapi power naik 3D1 solusinya power nambah 1 dk
      nah kalo ente pilih top speed pake SKR bro tapi tarikan menjadi kurang, tarikan bawah terasa berat tapi setelah 7000rpm baru bisa nyalip…

      nah menurut ane pilih yang 3D1 cz torsinya masih sama dengan standar tapi power naik
      sedang SKR menurut ane kurang cocok diperkotaan bro karena situasi kota Stop and GO jadi SKR & StanLee cocoknya di jalan raya karena keduanya berkonsentrasi dengan top speed

  2. yug4 mengatakan:

    kalau tarikan bawah berat kurang bagus buat di kota, apalagi buat nyalip”.
    pingin tariksn bawah tetap responsif dan tarikan atas tambah kuat.
    3D1 tu beli di mana bro?
    trus pengaruh irit BBM besar tidak?

  3. yug4 mengatakan:

    ok sip bro.
    ohy mau tanya, uda pake busi iridium bro?
    trus efek ke NMP jadi gimana?

  4. yug4 mengatakan:

    ok bro, sip ntar aq tanya”.
    ohy bro, uda pernah pake busi iridium?
    kira” kalau NMP pake busi iridium, efeknya gimana?
    thanks.

    • skullsmokers mengatakan:

      Pemakaian busi jenis iridium memang mampu mendongkrak tenaga di motor standar sekalipun,
      Ada tapinya bro kita harus menyetting ulang karburator, biar suplai bensin tidak rich,Buat kepentingan racing atau turing, gak masalah. Karena yang dicari speed. Tapi buat harian????? jika tidak menyetting ulang karbu dan dalam pemakaian lama akan menciptakan tumpukan karbon pada elektroda busi (carbon fouling). , Ada baiknya setelan angin di karbu agak dibuka sedikit biar pembakaran pas,penyetelan angin tidak akan menurunkan performa mesin. efek yang didapat, konsumsi BBM jadi makin irit.

  5. yug4 mengatakan:

    sorry post nya jadi double bro cz lemot inetku pas mau komen.

    jadi begitu kelemahan pake busi iridium, aku cuma tau kelebihan busi iridium tanpa tau kelemahannya.
    mending pake standart aja ya buat harian ataupun touring.
    kalau busi racing dari AHM buat NMP CPR9EA 9 apakah cocok baut harian?

    • skullsmokers mengatakan:

      Gini bro coba deh baca lagi komen ane yang tadi….
      sebenernya make Busi iridium buat harian itu fine2 aja asal setelan angin yang ada di karbu harus kita naikin lagi agar pembakaran jadi sempurna dan ga menimbulkan carbon fouling pada elektroda busi….
      Busi iridium kalo setelannya udah pas itu malah ga ada kelemahannya sama sekali malah yang didapat irit BBM juga Emisi gas buang sama seperti busi standarnya.

      Nah untuk Busi NGK CPR9EA 9 itu sebenarnya bukan busi racing apalagi dari AHM??? AHM ngeluarin motor ga ada yang racing bro semua buat harian,

      NGK CPR9EA 9 itu adalah busi yang diperuntukan untuk NMP bukan racing cuma perbedaan dari CPR8EA 9(standar NMP pabrik) Cuma CPR9EA 9 termasuk busi dingin karena angka panas busi dingin NGK 9- 12 berati CPR9AE 9 ga seekstrim busi racing berati masih enak dipake harian, nah semakin dingin busi semakin ideal pula pembakaran pada saat kecepatan tinggi.
      NGK CPR9EA 9 sangat cocok untuk dipake harian apa lagi yang doyan speed tapi mesin masih standar ya ini part no 1 yang paling diburu, ane juga pernah nyari muter2 AHASS jogja tak ada 1 pun yang membuahkan hasil postingnya juga ada bro….. monggoh disimak…

      http://skullsmokers.wordpress.com/2011/01/05/berbagai-macam-busi-denso-standarresistorplatinumiridium/

      http://skullsmokers.wordpress.com/2011/01/08/susahnya-nyari-busi-standar-nmp-yang-cpr9ea-9kecepatan-tinggi/

  6. yug4 mengatakan:

    oh begitu bro,maklum kurang ngerti tentang busi”. apalagi busi racing.
    emang sich kalau uda panas banget tarikan mesin kurang jos, berarty harus di ganti busi dingin itu ya biar tarikannya tetap jos.

    • skullsmokers mengatakan:

      Bener banget bro tapi jangan terlalu ekstrim untuk motor standar untuk NGK angka 9-10 kalo diatasnya motor susah distarter jika kondisi dingin….
      Kalo kondisi daerah ente panas mending dinaikin 1 kalo kondisinya daerah pegunungan pake standar atau diturunin 1 biar kondisi busi ma cuaca juga klop
      Sama seperti event road race jika sirkuit daerah pegunungan maka menggunakan busi yang speknya ga terlalu dingin

  7. Rudy mengatakan:

    Bro mau tanya2 neh kira2 berapa ya besar celah klep in/out NMP 2010? apa sama spt Megy lama?

  8. om BIG mengatakan:

    info bagus, utk suara masing2 knalpot gmn om?
    ijin copas ya…

  9. candra mengatakan:

    Bos, saya candra dari Ngayogjokarto hadiningrat, saya pernah hunting ke distributor busi NGK di solo mereka juga gak punya stok NGK cpr9ea-9 ,adakah referensi toko on line yang jual NGK cpr9ea-9….?

  10. andika mengatakan:

    klo sma knalpot R9 bgusan mna bro,,

  11. angga mengatakan:

    bro kalo tarikan pas abis ngebut kadang ilang bro itu knapa yah ?
    jadi abis ngebut trus agak lama kita jalan slow itu kadang harus digas kenceng baru mau narik , tapi kalo gas’a kecil harus di kocok dulu gmn bro solusi’a ??? hehehe

  12. Andhika Fazri mengatakan:

    bro abis kocek brp ya kira kira … ane masih bingung ambil nmp … bokap ane di kebun tmpt dinasnya banyak yg make nmp tapi katanya arm nya kurang bagus ?? kalo buat pemula modif apa aja bro dongkrak performanya

  13. vian mengatakan:

    beli nya kenalpot utk new mega pro yang bagus utk tenaga dan suaranya gak bikin telinga sakit dimana bro??
    minta no kontaknya donk…..

    aku di solo

  14. pak ugeng mengatakan:

    harga berape bos
    utk pesen dimana

Monggoh dikomentari dibawah....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 86 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: